Pengertian I'rab dan Bina beserta Contohnya dalam Al-Quran

Pengertian i'rab adalah kunci pertama yang harus dikuasai siapa pun yang ingin memahami Al-Quran dari bahasa aslinya. Tanpa memahami i'rab, kita tidak bisa membedakan mana subjek dan mana objek, karena bahasa Arab mengandalkan perubahan harakat akhir kata, bukan urutan seperti bahasa Indonesia. Artikel ini bagian dari Panduan Lengkap I'rab.

Pengertian I'rab dan Bina beserta Contohnya dalam Al-Quran
Gambar: Pengertian I'rab dan Bina beserta Contohnya dalam Al-Quran

Pengertian I'rab

Dalam Al-Ajurumiyyah, i'rab didefinisikan:

تَغْيِيْرُ أَوَاخِرِ الْكَلِمِ لِاخْتِلَافِ الْعَوَامِلِ الدَّاخِلَةِ عَلَيْهَا لَفْظًا أَوْ تَقْدِيْرًا

"Perubahan akhir kata karena perbedaan amil yang masuk kepadanya, baik secara lafazh maupun perkiraan (taqdiran)."

Sederhananya: akhir sebuah kata Arab bisa berubah harakatnya tergantung kedudukannya dalam kalimat. Kata yang bisa berubah begini disebut mu'rab. Perhatikan kata "Muhammad" yang berubah akhirannya:

  • جَاءَ مُحَمَّدٌ — Muhammad datang (dhammah, sebagai fa'il → rafa').
  • رَأَيْتُ مُحَمَّدًا — aku melihat Muhammad (fathah, sebagai maf'ul → nashab).
  • مَرَرْتُ بِمُحَمَّدٍ — aku berpapasan dengan Muhammad (kasrah, didahului huruf jar → jar).

Maknanya tetap, tetapi harakat akhirnya berubah mengikuti kedudukan. Inilah i'rab.

Pengertian Bina

Bina (الْبِنَاء) adalah kebalikan i'rab: keadaan akhir kata yang tetap dan tidak berubah meskipun kedudukannya berubah. Kata seperti ini disebut mabni. Kelompok yang mabni antara lain:

  • Seluruh huruf, seperti مِنْ, فِيْ, هَلْ.
  • Fi'il madhi dan fi'il amr.
  • Sebagian isim: isim dhamir, isim isyarah, isim maushul, dan isim istifham.

Contoh: kata ganti هُوَ selalu berakhir fathah di posisi mana pun — tidak pernah menjadi هُوٌ atau هُوٍ. Itulah ciri mabni.

Contoh I'rab dan Bina dalam Al-Quran

Surat Al-Fatihah ayat 2:

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ

"Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam."

  • اَلْحَمْدُ → mu'rab, rafa' (dhammah) sebagai mubtada.
  • لِلّٰهِ → mu'rab, jar (kasrah) karena huruf jar لِ.
  • Huruf لِ → mabni, tidak pernah berubah.

Surat Al-Ikhlas ayat 1:

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌ

"Katakanlah, 'Dialah Allah, Yang Maha Esa.'"

  • قُلْ → fi'il amr, mabni atas sukun.
  • هُوَ → isim dhamir, mabni atas fathah, kedudukan rafa' sebagai mubtada.
  • اللّٰهُ → mu'rab, rafa' (dhammah) sebagai khabar.
  • اَحَدٌ → mu'rab, rafa' (dhammah tanwin) sebagai khabar.

Kesimpulan

AspekI'rab (Mu'rab)Bina (Mabni)
Akhir kataBerubah sesuai amilTetap, tidak berubah
Berlaku padaMayoritas isim & fi'il mudhari'Huruf, fi'il madhi & amr, dhamir, isyarah, maushul
Contohمُحَمَّدٌ / مُحَمَّدًا / مُحَمَّدٍهُوَ ، مِنْ ، قُلْ

I'rab adalah perubahan akhir kata karena amil, sedangkan bina adalah ketetapannya. Keduanya fondasi sebelum mempelajari tanda-tanda i'rab yang lebih rinci. Lanjutkan ke Tanda-tanda I'rab Rafa'.

Wallahu a'lam bish-shawab.

alquranahwu
alquranahwu Assalamu'alaikum. Saya pengelola Alquran Nahwu (alquranahwu.com), situs belajar Ilmu Nahwu, i'rab, dan sharaf langsung dari ayat-ayat Al-Quran dengan bahasa yang sederhana. Berawal dari keresahan bahwa banyak muslim ingin memahami Al-Quran namun terhambat tata bahasa Arab, saya menyusun materi bertahap dari nol: dari mengenal kalimat isim, fi'il, dan huruf, hingga membedah kedudukan kata dalam setiap ayat. Tujuan saya sederhana—membantu pembaca membaca Al-Quran bukan sekadar melafalkan, tetapi memahami maknanya melalui kaidah nahwu. Semua konten gratis, ringan dibaca, dan disusun agar bisa dipelajari mandiri di mana saja. Semoga bermanfaat dan menjadi amal jariyah. Barakallahu fiikum.

Posting Komentar untuk "Pengertian I'rab dan Bina beserta Contohnya dalam Al-Quran"