Jumlah Ismiyah dan Jumlah Fi'liyah: Pengertian dan Contoh dalam Al-Quran

Setelah memahami apa itu kalimat sempurna, langkah berikutnya adalah mengenal dua pola dasar kalimat bahasa Arab: jumlah ismiyah dan jumlah fi'liyah. Hampir setiap ayat Al-Quran tersusun dari salah satu pola ini. Artikel ini adalah bagian dari panduan belajar nahwu untuk pemula.

Jumlah Ismiyah dan Jumlah Fi'liyah: Pengertian dan Contoh dalam Al-Quran
Gambar: Jumlah Ismiyah dan Jumlah Fi'liyah: Pengertian dan Contoh dalam Al-Quran

Apa Itu Jumlah?

Dalam nahwu, جُمْلَة (jumlah) berarti "kalimat". Berdasarkan kata pertamanya, jumlah terbagi menjadi dua: jumlah ismiyah (dimulai isim) dan jumlah fi'liyah (dimulai fi'il).

1. Jumlah Ismiyah (Kalimat Nominal)

Jumlah ismiyah adalah kalimat yang diawali dengan isim. Ia tersusun dari dua unsur inti: mubtada (subjek) dan khabar (predikat/keterangan).

Contoh dari Surat Al-Ikhlas ayat 1:

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌ

"Katakanlah (Muhammad), 'Dialah Allah, Yang Maha Esa.'"

Bagian هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌ adalah jumlah ismiyah:

  • هُوَ = mubtada (rafa', mabni atas fathah).
  • اللّٰهُ = khabar (rafa', tanda dhammah).

Pembahasan mendalam kedua unsur ini ada di artikel Mubtada dan Khabar.

2. Jumlah Fi'liyah (Kalimat Verbal)

Jumlah fi'liyah adalah kalimat yang diawali dengan fi'il. Ia tersusun dari fi'il (kata kerja) dan fa'il (pelaku), terkadang ditambah maf'ul bih (objek).

Contoh dari Surat An-Nashr ayat 1:

اِذَا جَاۤءَ نَصْرُ اللّٰهِ وَالْفَتْحُ

"Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan."

Bagian جَاۤءَ نَصْرُ اللّٰهِ adalah jumlah fi'liyah:

  • جَاۤءَ = fi'il madhi.
  • نَصْرُ = fa'il (rafa', tanda dhammah), dan ia mudhaf ke lafazh اللّٰهِ.

Perbedaan Keduanya

AspekJumlah IsmiyahJumlah Fi'liyah
Diawali denganIsimFi'il
Unsur intiMubtada + KhabarFi'il + Fa'il
Makna umumMenetapkan sifat/keadaan yang tetapMenunjukkan peristiwa/perbuatan
Contohاللّٰهُ اَحَدٌجَاۤءَ نَصْرُ اللّٰهِ

Kesimpulan

Jumlah ismiyah diawali isim dan berporos pada mubtada-khabar, sedangkan jumlah fi'liyah diawali fi'il dan berporos pada fi'il-fa'il. Mengenali pola sebuah ayat — ismiyah atau fi'liyah — adalah keterampilan penting yang membuka pemahaman i'rab lebih lanjut. Perdalam dengan membaca Mubtada dan Khabar dan Panduan Lengkap I'rab.

Wallahu a'lam bish-shawab.

alquranahwu
alquranahwu Assalamu'alaikum. Saya pengelola Alquran Nahwu (alquranahwu.com), situs belajar Ilmu Nahwu, i'rab, dan sharaf langsung dari ayat-ayat Al-Quran dengan bahasa yang sederhana. Berawal dari keresahan bahwa banyak muslim ingin memahami Al-Quran namun terhambat tata bahasa Arab, saya menyusun materi bertahap dari nol: dari mengenal kalimat isim, fi'il, dan huruf, hingga membedah kedudukan kata dalam setiap ayat. Tujuan saya sederhana—membantu pembaca membaca Al-Quran bukan sekadar melafalkan, tetapi memahami maknanya melalui kaidah nahwu. Semua konten gratis, ringan dibaca, dan disusun agar bisa dipelajari mandiri di mana saja. Semoga bermanfaat dan menjadi amal jariyah. Barakallahu fiikum.

Posting Komentar untuk "Jumlah Ismiyah dan Jumlah Fi'liyah: Pengertian dan Contoh dalam Al-Quran"