Inna wa Akhwatuha: Pengertian, Amal, dan Contoh dalam Al-Quran
Inna wa akhwatuha (inna dan saudara-saudaranya) adalah kelompok huruf yang masuk pada jumlah ismiyah dan mengubah i'rabnya. Kelompok ini sangat sering muncul di Al-Quran. Artikel ini bagian dari panduan huruf nahwu.
Amal (Pengaruh) Inna wa Akhwatuha
Ketika masuk pada mubtada dan khabar, kelompok ini:
- Menashabkan mubtada (menjadi "isim inna").
- Merafa'kan khabar (menjadi "khabar inna").
Contoh perubahan: اللّٰهُ غَفُوْرٌ (Allah Maha Pengampun) → اِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ (sesungguhnya Allah Maha Pengampun). Kata اللّٰهَ berubah menjadi nashab.
Daftar Inna dan Saudara-saudaranya
| Huruf | Makna |
|---|---|
| اِنَّ | sesungguhnya (penegasan) |
| اَنَّ | bahwa (penegasan) |
| كَاَنَّ | seolah-olah (penyerupaan) |
| لٰكِنَّ | tetapi (penyelisihan) |
| لَيْتَ | andai (harapan mustahil) |
| لَعَلَّ | semoga/agar (harapan) |
Contoh dalam Al-Quran
Surat Al-Baqarah ayat 195:
اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ
"Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik."
- اِنَّ = huruf inna.
- اللّٰهَ = isim inna, nashab dengan fathah.
- يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ = jumlah fi'liyah yang berkedudukan sebagai khabar inna (rafa' secara mahal).
Surat Al-Insyirah ayat 5–6: فَاِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا ۙ اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا — يُسْرًا adalah isim inna yang diakhirkan (nashab), sedangkan مَعَ الْعُسْرِ khabar yang didahulukan.
Kesimpulan
Inna dan saudara-saudaranya (اِنَّ، اَنَّ، كَاَنَّ، لٰكِنَّ، لَيْتَ، لَعَلَّ) menashabkan mubtada dan merafa'kan khabar. Perhatikan bahwa amalnya kebalikan dari kana. Lanjutkan ke Kana wa Akhwatuha untuk melihat perbandingannya.
Wallahu a'lam bish-shawab.