Fi'il Madhi: Pengertian, Ciri, dan Contoh dalam Al-Quran
Fi'il madhi adalah kata kerja yang menunjukkan pekerjaan telah terjadi di masa lampau. Ini jenis fi'il pertama yang biasa dipelajari. Artikel ini bagian dari panduan lengkap fi'il.
Pengertian Fi'il Madhi
Fi'il madhi adalah fi'il yang menunjukkan terjadinya suatu perbuatan pada waktu lampau. Dalam bahasa Indonesia setara dengan "telah/sudah". Contoh: نَصَرَ (telah menolong), كَتَبَ (telah menulis), قَالَ (telah berkata).
Ciri-ciri Fi'il Madhi
- Bisa bersambung dengan ta' ta'nits sakinah (ــتْ) di akhir. Contoh: قَالَتْ (dia perempuan berkata).
- Bisa bersambung dengan ta' fa'il (تُ / تَ / تِ). Contoh: اَنْعَمْتَ (Engkau telah beri nikmat).
- Umumnya berharakat fathah pada huruf akhirnya (dalam keadaan asli).
Fi'il Madhi Selalu Mabni
Fi'il madhi termasuk kata yang mabni (tidak beri'rab). Keadaan binanya bervariasi:
- Mabni atas fathah jika tidak bersambung apa-apa atau bersambung ta' ta'nits: نَصَرَ، نَصَرَتْ.
- Mabni atas sukun jika bersambung dhamir rafa' mutaharrik: نَصَرْتُ، نَصَرْنَا.
- Mabni atas dhammah jika bersambung wawu jamak: نَصَرُوْا.
Tashrif Dasar Fi'il Madhi
| Pelaku | Bentuk |
|---|---|
| Dia (lk) | نَصَرَ |
| Mereka (lk) | نَصَرُوْا |
| Dia (pr) | نَصَرَتْ |
| Kamu (lk) | نَصَرْتَ |
| Saya | نَصَرْتُ |
| Kami | نَصَرْنَا |
Contoh dalam Al-Quran
Surat Al-Falaq ayat 1:
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ
Contoh madhi yang jelas, Surat An-Nashr ayat 1:
اِذَا جَاۤءَ نَصْرُ اللّٰهِ وَالْفَتْحُ
"Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan."
جَاۤءَ adalah fi'il madhi, mabni atas fathah.
Contoh lain, Surat Al-Fatihah ayat 7: اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ — اَنْعَمْتَ fi'il madhi yang bersambung ta' fa'il, mabni atas sukun; تَ sebagai fa'il.
Kesimpulan
Fi'il madhi menunjukkan perbuatan lampau, dikenali dari ta' ta'nits/ta' fa'il, dan selalu mabni dengan keadaan bina yang berubah sesuai sambungannya. Lanjutkan ke satu-satunya fi'il yang mu'rab: Fi'il Mudhari'.
Wallahu a'lam bish-shawab.