Fa'il dan Naibul Fa'il: Pengertian dan Contoh dalam Al-Quran
Fa'il (pelaku) dan naibul fa'il (pengganti pelaku) adalah unsur penting dalam jumlah fi'liyah. Keduanya berkedudukan rafa'. Memahaminya menuntaskan pemahaman pola kalimat verbal. Artikel ini bagian dari panduan lengkap fi'il.
Pengertian Fa'il
Fa'il adalah isim yang terletak setelah fi'il dan menunjukkan siapa yang melakukan perbuatan. Fa'il selalu rafa'. Contoh: pada جَاۤءَ نَصْرُ اللّٰهِ, kata نَصْرُ adalah fa'il.
Kaidah Fa'il
- Fa'il selalu rafa' dengan tanda sesuai jenisnya (dhammah, wawu, alif).
- Fi'il tetap mufrad (tunggal) meski fa'ilnya jamak, jika fa'il disebut setelahnya. Contoh: قَالَ الرِّجَالُ bukan قَالُوْا الرِّجَالُ.
- Jika fa'il muannats (perempuan), fi'ilnya diberi tanda ta'nits. Contoh: قَالَتِ امْرَاَةٌ.
Contoh Fa'il dalam Al-Quran
Surat Al-A'raf ayat 143:
فَلَمَّا تَجَلّٰى رَبُّهٗ لِلْجَبَلِ
"Maka ketika Tuhannya menampakkan (keagungan-Nya) kepada gunung itu."
رَبُّهٗ adalah fa'il, rafa' dengan dhammah.
Surat An-Nashr ayat 2: وَرَاَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُوْنَ فِيْ دِيْنِ اللّٰهِ اَفْوَاجًا — pada يَدْخُلُوْنَ, fa'ilnya adalah wawu jamaah (mereka).
Pengertian Naibul Fa'il
Naibul fa'il adalah isim yang menggantikan kedudukan fa'il ketika fi'ilnya diubah menjadi bentuk pasif (fi'il majhul, yang tidak disebut pelakunya). Naibul fa'il juga rafa'.
Ketika fi'il di-majhul-kan, maf'ul bih (objek) naik menjadi naibul fa'il. Contoh perubahan: نَصَرَ اللّٰهُ الْمُؤْمِنَ (Allah menolong mukmin) → bentuk pasif نُصِرَ الْمُؤْمِنُ (mukmin ditolong).
Contoh Naibul Fa'il dalam Al-Quran
Surat Al-Ikhlas ayat 3:
لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ
يُوْلَدْ adalah fi'il mudhari' majhul (diperanakkan); naibul fa'ilnya adalah dhamir mustatir "huwa".
Surat Al-Infithar ayat 1: اِذَا السَّمَاۤءُ انْفَطَرَتْ — contoh fa'il; sedangkan contoh naibul fa'il yang jelas: Surat At-Takwir ayat 1 اِذَا الشَّمْسُ كُوِّرَتْ — الشَّمْسُ naibul fa'il (matahari digulung), rafa' dengan dhammah.
Kesimpulan
Fa'il adalah pelaku setelah fi'il aktif, naibul fa'il adalah pengganti pelaku setelah fi'il pasif; keduanya rafa'. Ketika fi'il di-majhul-kan, objek naik menggantikan pelaku. Lanjutkan ke objek dalam kalimat: Maf'ul Bih.
Wallahu a'lam bish-shawab.